h1

FPGA

Oktober 12, 2011

Konsep FPGA terdiri dari :

– PROM (Programmable Read Only Memory), adalah sebuah chip memory yang hanya dapat diisi data satu kali saja.
– EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory), termasuk jenis PROM tetapi dapat dihapus dengan bantuan sinar ultra violet.
– EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory), termasuk jenis PROM tetapi dapat dihapus dengan perintah elektris, dan dapat menyimpan data walaupun listrik dimatikan.
– Flash, hampir sama seperti EEPROM, perbedaannya terletak pada cara penulisan dan penghapusan datanya dilakukan pada data sebesar 1 block.
– SRAM (Static Random Acces Memory), adalah sebuah memori volatile yang memegang data bila listrik terus diberikan, membaca atau menulis dalam waktu yang tetap dan tidak memeperdulikan lokasi alamat data tersebut dalam memori.

 

Komponen-komponen yang menginspirasi terbentuknya FPGA :

– Transistor, alat semi konduktor yang dipakai sebagai penguat, switching, stabilasasi tegangan modulasi listrik, atau sebagai keran listrik.
– IC (Intergrated Circuit), komponen dasar yang terdiri dari resistor, dan transistor. Komponen yang dipakai sebagai otak dari elektronik.
– SRAM (Static Random Access Memory)
– DRAM (Dinamic Random Access Memory), adalah RAM yang menyimpan bit data yang terpisah dalam satu sirkuit terpadu, dan butuh penyegaran agar informasi yang tersimpan tidak hilang.
– SPLD (Simple Programmable Logic Device), adalah sebuah device yang dapat diprogram secara logika mempunya komplekstivitas dibawah CPLD.
– CPLD (Complex Programmable Logic Device), adalah sebuah device yang dapat diprogram secara logika mempunya komplekstivitas diantara PAL dan FPGA.
– ASIC (Application Spesific Intergrated Circuit), adalah mikrocip yang dirancang untuk aplikasi dengan fungsi yang sangat spesifik untuk keperluan khusus sesuai dengan tujuan chip tersebut dibuat, didisain dalam format Full Custom Design.

 

FPGA adalah sebuah prototype yang bisa disebut juga sebuah prosesor atau embedid controler yang merupakan sebuah mesin Komputasi. FPGA sendiri itu adalah sebuah rangkaian digital yang terdiri dari gerbang logika yang terintergrasi yang dapat diprogram antara satu dengan yang lainnya.

 

FPGA dipakai pada :
– ASIC dan Custom Silicon
– DSP (Digital Sensor Procesing), Microprosesor
– Embedid (Mikocontroler)
– Fisical Layar Communication, sebagai interconec
– Reconfigurable Computing, sebagai Accelaration Hardware dan Hardware Simulation

 

Sifat-sifat dan kelebihan dari FPGA :

– Program dapat disusun ulang berkali-kali
– Dapat di download berkali-kali tanpa batas
– Bersifat Volatile
– Hampir semua rangkaian terimplementasi dalam chip
– Lebih murah

 

Komponen-komponen pembentuk FPGA :

– CLB (Configure Logic Block), untuk memproses segala rangkaian logika yang dibentuk oleh user.

– I/O Block, Interface antara external pin device dan internal user logic.

– Programmable Interconec (PI), sebagai penghubung antara CLB satu dengan CLB yang lainnya, atau sebagai sakelar.

 

Isi dari CLB terdiri dari :

– LUT (Look Up Table), sejenis RAM berkapasitas kecil yang berperan untuk rangkaian logika, cirinya 4 input dengan 1 output.

– Distable Multivibrator (D Flip-Flop), rangkaian sel biner yang memiliki 2 output saling berkebalikan keadaannya. Fungsinya sebagai rangkaian logica equensial dimana terdapat peralatan memory & cloacking.

– Multiplexer, bekerja sebagai saklar yang menghubungkan data dari n masukan menjadi 1 outputan.

 

Perusahaan pembuat FPGA antara lain, Altera, Xilink, Cypress, Latrico, Actel, Plessey dan Quick Logic.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: